seni budaya

Sidang Umum ke-35 International Council of Women yang berlangsung di Yogyakarta baru-baru ini menghasilkan tujuh resolusi dan menyepakati serangkaian program aksi. Sidang Umum ke-35 International Council of Women ICW yang dihadiri delegasi dari 44 negara dan berakhir pertengahan minggu lalu, menghasilkan tujuh resolusi yang mengacu pada upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau dikenal sebagai SDGs.

Dalam pertemuan yang didukung oleh Kongres Wanita Indonesia (Kowani) itu, Kim Jung-sook kembali terpilih sebagai presiden ICW untuk tiga tahun. Ikut dipilih pula lima wakil presiden untuk membantu kinerja Kim. Diwawancarai VOA, Kim Jung-sook mengatakan akan menjabarkan tujuh resolusi dicapai dalam bentuk aturan dan program yang fokus pada status perempuan, pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan umum perempuan, komunikasi serta isu-isu sosial.

GoHappyLive.com, JAKARTA-  Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani)  DR. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, MpD baru saja menghadiri sidang umum Dewan Perempuan Internasional pusat Eropa dan Nasional Ukraina. Berlangsung di kota Kiev dan Chernihiv Ukraina, pada 19-23 Mei lalu,  Giwo hadir dalam kapasitasnya sebagai   salah  satu Vice President forum International Council of Woman (ICW).

Usai menghadiri sidang tersebut, Giwo mengaku bangga sebagai wanita Indonesia, karena Indonesia sudah memiliki kebijakan  yang berpihak pada kepentingan perempuan dan anak . Sebagai contoh, perlindungan perempuan Indonesia  sudah   tertuang pada UU KDRT,UU PA,UU anti Pornografi dan  Penghapusan kekerasan seksual menjadi  perhatian masyarakat dunia.

JAKARTA, MENARA62.COM – Kemampuan perempuan dalam hal pemberdayaan ekonomi harus terus ditingkatkan. Dengan cara demikian maka kaum perempuan akan memiliki rasa percaya diri dan berani mengambil keputusan penting dalam urusan bisnisnya.

“Ada sekitar 30 persen perempuan belum berani mengambil keputusan sendiri, masih bergantung pada orang lain baik suami maupun keluarga,” kata Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo usai penutupan Kowani Fair 2019, Ahad (7/4/2019).

Jakarta, innews.co.id – Salah satu dampak dari aksi peledakan bom di Surabaya adalah sikap kehatian-hatian masyarakat saat menemui perempuan bercadar. Sangat disayangkan aksi ini.

Menurut Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Kongres Wanita Indonesia (Kowani), pemakaian cadar merupakan hak azasi perempuan dalam menjalankan perintah agama.

“Masyarakat sebaiknya tidak takut dan melakukan diskriminasi terhadap perempuan bercadar,” ujar Giwo di Jakarta, Rabu, (16/5).

Dia menambahkan, “Yang penting dari sisi pakaian tidak merugikan dan membuat perhatian orang lain.”

Halaman 2 dari 2