RADARBANDUNG.id, KIEV – Perlindungan perempuan Indonesia yang  tertuang pada UU KDRT,UU PA,UU anti Pornografi dan  Penghapusan kekerasan sexual menjadi  perhatian masyarakat dunia. Pasalnya,pada beberapa negara termasuk Ukraina sendiri belum ada. Hal tersebut karena negaranya baru merdeka,tetapi kerjasama antar perempuan dalam berbagai komunitas sangat baik karena memiliki tekad yang kuat untuk maju bersama.

Hal tersebut diungkapkan ketua Umum KOWANI DR.Ir.Giwo Rubianto Wiyogo,Mpd seusai menghadiri undangan khusus  Dewan Perempuan Internasional  pusat Eropa dan Nasional Ukraina dalam sidang umum yang berlangsung 19 – 23 Mei di Kota Kiev dan Chernihiv Ukraina.

Selasa, 10 Juli 2018 07:00

Kemlu Siap Beri Pendampingan

Selasa, 10 Juli 2018, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) audiensi dengan Menteri Luar Negeri RI. Ibu Retno Lestari Priansari Marsudi di Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon No.6 Jakarta Pusat.
Ketua Umum Kowani, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd. beserta lima jajaran Kowani antara lain Ketua Koordinator Bidang Hubungan Luar Negeri (HLN) dan Bidang Humas Ibu Lia Tono Suratman, Ketua Bidang HLN Ibu Uli Silalahi, Ketua Bidang Humas Ery Simanjuntak, Sekretaris Jenderal Kowani Ibu Titien Pamudji da Wasekjen Ibu Atiek Sardjana diterima di Ruang Tamu Utama, Kantor Menteri Luar Negeri sekitar pukul 16.30 WIB dan pertemuan dilaksanakan sekitar 30 menit.

JAKARTA – Indonesia sudah memiliki  perundangan untuk perlindungan perempuan seperti UU KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) , UU PA (Perlindungan Anak),  dan UU Anti Pornografi.

Bahkan saat ini pemerintah  sedang memperjuangkan  UU Penghapusan Kekerasan Seksual, UU Pekerja Rumah Tangga, kata Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, MP.d. sebagai salah satu Wakil Presiden dari International Council of Women (ICW) yang baru saja menghadiri Majelis Umum musim semi ECICW untuk membahas/mengadopsi resolusi hasil sidang umum ke-35 dari Dewan Perempuan Internasional yang berada di bawah naungan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) di Ukraina.

YOGYAKARTA, ARAHKITA.COM - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo terpilih sebagai salah satu Wakil Presiden Dewan Perempuan Nasional (ICW) untuk periode tiga tahun ke depan. Dalam pemungutan suara yang berlangsung di Hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta, Sabtu, Giwo berhasil memperoleh sebanyak 62 suara. Giwo menjadi salah satu dari lima Wakil Presiden ICW terpilih, dari tujuh kandidat yang diajukan dalam pemungutan suara.

Ketujuh kandidat dalam pemilihan Wakil Presiden ICW antara lain, Linda C. Liu (Taiwan) dengan perolehan 96 suara, Doris Bingley (Malta) 91 suara, Jamal Hermes Ghibril (Lebanon) 84 suara, Fatma Fatos Inal (Turki) 69 suara, Giwo Rubianto Wiyogo (Indonesia) 62 suara.

Sidang Umum ke-35 International Council of Women yang berlangsung di Yogyakarta baru-baru ini menghasilkan tujuh resolusi dan menyepakati serangkaian program aksi. Sidang Umum ke-35 International Council of Women ICW yang dihadiri delegasi dari 44 negara dan berakhir pertengahan minggu lalu, menghasilkan tujuh resolusi yang mengacu pada upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau dikenal sebagai SDGs.

Dalam pertemuan yang didukung oleh Kongres Wanita Indonesia (Kowani) itu, Kim Jung-sook kembali terpilih sebagai presiden ICW untuk tiga tahun. Ikut dipilih pula lima wakil presiden untuk membantu kinerja Kim. Diwawancarai VOA, Kim Jung-sook mengatakan akan menjabarkan tujuh resolusi dicapai dalam bentuk aturan dan program yang fokus pada status perempuan, pembangunan berkelanjutan, kesejahteraan umum perempuan, komunikasi serta isu-isu sosial.

GoHappyLive.com, JAKARTA-  Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani)  DR. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, MpD baru saja menghadiri sidang umum Dewan Perempuan Internasional pusat Eropa dan Nasional Ukraina. Berlangsung di kota Kiev dan Chernihiv Ukraina, pada 19-23 Mei lalu,  Giwo hadir dalam kapasitasnya sebagai   salah  satu Vice President forum International Council of Woman (ICW).

Usai menghadiri sidang tersebut, Giwo mengaku bangga sebagai wanita Indonesia, karena Indonesia sudah memiliki kebijakan  yang berpihak pada kepentingan perempuan dan anak . Sebagai contoh, perlindungan perempuan Indonesia  sudah   tertuang pada UU KDRT,UU PA,UU anti Pornografi dan  Penghapusan kekerasan seksual menjadi  perhatian masyarakat dunia.

Rabu, 12 September 2018 07:00

Giwo Rubianto Chance to Enter ICW Board

INDUSTRY.co.id - Yogyakarta- General Chair of the Indonesian Women's Congress (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo has the opportunity to enter the Board of Directors of the International Council of Women (ICW), the world's women's organization under the auspices of the United Nations. The opportunity to enter the International Council of Women (ICW) Board of Directors is one of the results of the 35th General Assembly of ICW in Yogyakarta September 11-20 2018.

"To be President of ICW has not been able because since the 34th General Assembly three years ago in Turkey I was elected as the Coordinator for Communication at the membership of the ICW Standing Committee. For now I can be elected to the Board of Directors," Giwo said in Yogyakarta, Tuesday (11 / 9/2018)

Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, MP.d., sebagai salah satu Wakil Presiden dari International Council of Women (ICW) berada diantara Presiden European Center of International Council of Women (ECICW), Cosima Schenk dan Ketua National Council of Women Ukraine, Lyudmyla Porokhnyak. Kemudian juga Presiden International Council of Women (ICW), Jungsook Kim (Ed. D).

Ukraina, innews.co.id – Saat ini, perempuan Indonesia sudah semakin maju dan berkembang. Program pemberdayaan terus berjalan simultan. Selain itu, berbagai perundang-undangan yang melindungi kaum perempuan juga berhasil digolkan.

Hal ini secara gamblang disampaikan DR. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., dalam General Assembly European Conference of International Council of Woman(EC ICW) di Kiev dan Chernihiv, Ukraina, (19-24 Mei 2019).

Halaman 1 dari 2