REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Giwo Rubianto mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) karena mengoleksi sebanyak 1.001 kura-kura.

"Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua MURI Jaya Suprana," kata Giwo Rubianto di Jakarta, Senin.

Giwo menjelaskan dirinya telah lama mengoleksi kura-kura. Hewan tersebut bagi dia mempunya filosofi yang sangat kuat yang bisa diterapkan dalam pernikahan.

Ia lebih dikenal masyarakat dengan nama panggilannya, Ir Dra Giwo Rubianto W, MPd daripada nama aslinya, Sri Woerjaningsih. Keseharian, ia menjadi Presiden Direktur dan Komisaris dari 6 perusahaan properti miliknya. Namun ia dikenal berkat kegiatannya dalam lebih kurang 18 organisasi soial dan profesional.

“Saya jadi sehat dan bahagia setelah giat di organisasi. Boleh dibilang, kegiatan beroganisasi yang telah menyelamatkan hidup saya,” ujar Giwo memulai kisah hidupnya untuk pembaca Kabari.

Lahir di Bandung, 8 Mei 1962 sebagai anak kedua dari 4 bersaudara.” Masa kecil, saya sangat bahagia dan berkecukupan. Orang tua, HR Wirjatmo dan Hj Tahjaningsih, mendidik kami dengan penuh kasih sayang. Ayah, mantan polisi dan sempat menjadi Direktur Utama Damri dan PPD, sedangkan Ibu sangat giat berorganisasi. Dari mereka berdua, saya mengambil nilai-nilai positif, lalu berpadu di dalam diri saya. Tanpa disadari, saya pun tumbuh menjadi anak yang gemar berorganisasi. Kebetulan orang tua dapat menunjang kegiatan saya di luar rumah”, kata Giwo.