YOGYAKARTA, ARAHKITA.COM - Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo terpilih sebagai salah satu Wakil Presiden Dewan Perempuan Nasional (ICW) untuk periode tiga tahun ke depan. Dalam pemungutan suara yang berlangsung di Hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta, Sabtu, Giwo berhasil memperoleh sebanyak 62 suara. Giwo menjadi salah satu dari lima Wakil Presiden ICW terpilih, dari tujuh kandidat yang diajukan dalam pemungutan suara.

Ketujuh kandidat dalam pemilihan Wakil Presiden ICW antara lain, Linda C. Liu (Taiwan) dengan perolehan 96 suara, Doris Bingley (Malta) 91 suara, Jamal Hermes Ghibril (Lebanon) 84 suara, Fatma Fatos Inal (Turki) 69 suara, Giwo Rubianto Wiyogo (Indonesia) 62 suara.

Rabu, 12 September 2018 07:00

Giwo Rubianto Chance to Enter ICW Board

INDUSTRY.co.id - Yogyakarta- General Chair of the Indonesian Women's Congress (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo has the opportunity to enter the Board of Directors of the International Council of Women (ICW), the world's women's organization under the auspices of the United Nations. The opportunity to enter the International Council of Women (ICW) Board of Directors is one of the results of the 35th General Assembly of ICW in Yogyakarta September 11-20 2018.

"To be President of ICW has not been able because since the 34th General Assembly three years ago in Turkey I was elected as the Coordinator for Communication at the membership of the ICW Standing Committee. For now I can be elected to the Board of Directors," Giwo said in Yogyakarta, Tuesday (11 / 9/2018)

Diskusi Publik “90 Tahun Perjuangan Perempuan Indonesia Menjadi Ibu Bangsa Sejati Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Jaya”, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) diselenggarakan di ruang Kartini kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Rabu (11/7/2018) dan dihadiri kurang lebih 250 peserta dari pengurus dan organisasi anggota Kowani

Diskusi publik yang menghadirkan Dra. Sjamsiah Ahmad MA, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd. dan Prof. Dr. R. Siti Zuhro MA sebagai narasumber ini diselenggarakan untuk mengoptimalkan kegiatan Temu Nasional yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 September 2018 di Hotel Grand Inna Malioboro, Yogyakarta. Temu Nasional ini merupakan kegiatan Kowani untuk memposisikan diri sebagai bagian integral dari program dunia.

Ms. Anna Hasselgren dan Ms. Tilde Holm dari Girl's Globe mengunjungi Indonesia pada tanggal 22 s/d 28 Februari 2017, mereka adalah 2 blogger muda dari Sweden yang memiliki kepedulian terhadap persamaan gender dan kesehatan ibu. APPI (Aliansi Pita Putih Indonesia) yang merupakan organisasi yang memiliki visi yaitu realisasi keselamatan dan kesehatan Wanita sebelum, selama, dan setelah kelahiran, serta bayi yang baru lahir dan anak-anak, tentunya sangat menyambut kolaborasi kerjasama ini melalui wawancara dan video tentang peran APPI dalam turut serta dalam kesehatan ibu dan anak terutama dalam menurunkan angka kematian Ibu

Selasa, 10 Juli 2018, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) audiensi dengan Menteri Luar Negeri RI. Ibu Retno Lestari Priansari Marsudi di Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon No.6 Jakarta Pusat.

Ketua Umum Kowani, Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd. beserta lima jajaran Kowani antara lain Ketua Koordinator Bidang Hubungan Luar Negeri (HLN) dan Bidang Humas Ibu Lia Tono Suratman, Ketua Bidang HLN Ibu Uli Silalahi, Ketua Bidang Humas Ery Simanjuntak, Sekretaris Jenderal Kowani Ibu Titien Pamudji da Wasekjen Ibu Atiek Sardjana diterima di Ruang Tamu Utama, Kantor Menteri Luar Negeri sekitar pukul 16.30 WIB dan pertemuan dilaksanakan sekitar 30 menit.

Jakarta, innews.co.id – Salah satu dampak dari aksi peledakan bom di Surabaya adalah sikap kehatian-hatian masyarakat saat menemui perempuan bercadar. Sangat disayangkan aksi ini.

Menurut Dr. Ir. Giwo Rubianto Wiyogo, M.Pd., Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Kongres Wanita Indonesia (Kowani), pemakaian cadar merupakan hak azasi perempuan dalam menjalankan perintah agama.

“Masyarakat sebaiknya tidak takut dan melakukan diskriminasi terhadap perempuan bercadar,” ujar Giwo di Jakarta, Rabu, (16/5).

Dia menambahkan, “Yang penting dari sisi pakaian tidak merugikan dan membuat perhatian orang lain.”

Halaman 2 dari 2